Tips dan Trik Bekerja dengan Antivirus

Beberapa kali, penulis hampir saja kehilangan data-data berharga karena program yang disebut virus ini. Virus-virus ini menyebar dengan begitu cepat melalui berbagai macam hal, mulai dari floppy disk, flash disk, jaringan maupun internet. Tentunya Anda tidak ingin hal tersebut terjadi pada Anda.

Oleh karena itu ada beberapa tips dan trik yang penulis akan bagikan. Pertama, bila Anda sudah menginstall antivirus, ada beberapa tips dan trik agar kinerja antivirus menjadi optimal. Kedua yaitu bagaimana cara menanggulangi virus bila Anda ternyata lupa menginstall antivirus, atau belum sempat menginstall update dari antivirus yang sudah terinstall di dalam Komputer dengan cara meniru kerja antivirus.

Apabila Anda telah menginstall Antivirus, ada beberapa tips untuk bekerja dengan Antivirus tersebut agar kinerja Antivirus tersebut optimal:

  1. Masuklah ke Safe Mode untuk menscan seluruh Sistem Operasi Anda

Bila Anda merasakan sulit untuk menscan lewat Mode Normal, Scan dengan Safe Mode dapat menjadi suatu solusi agar Antivirus Anda dapat bekerja dengan baik karena ada beberapa virus yang baru dapat terdeteksi pada Safe Mode. Pada Linux, Anda dapat masuk pada failsafe atau Terminal untuk menjalankan antivirus dengan kinerja yang lebih handal.

  1. Login sebagai Administrator untuk kinerja Antivirus yang optimal

Jangan lupa untuk masuk sebagai administrator atau user yang memiliki authentication sebagai administrator agar pembersihan virus dapat berjalan dengan lancar.

  1. Update Antivirus Secara berkala

Bila Anda sudah menginstall Antivirus, tentunya tips ini sudah akrab terdengar di telinga, karena tanpa Update maka antivirus Anda akan seperti tentara yang kehilangan amunisinya. Lakukan update minimal seminggu sekali bila atau bahkan tiga hari sekali apabila Anda sering menggunakan internet.

  1. Scan setiap removable disk yang masuk sebelum digunakan

Bila Anda tidak ingin komputer Anda terinfeksi virus melalui removable disk seperti flash disk, floppy disk, external hard disk atau bahkan CD/DVD, maka scan setiap kali ada removable disk yang masuk ke dalam komputer Anda. Jangan jalankan autoplay dari removable disk tersebut.

Virus selalu mengunci tiga program penting dalam computer Anda, program-program tersebut adalah Task Manager, MsConfig dan Regedit sehingga akan sangat sulit bila dengan mode normal kita ingin membasmi virus tersebut. Bila kita belum sempat menginstall antivirus, ada beberapa tips berdasarkan pengalaman penulis yang mungkin dapat menyelamatkan data Anda daripada harus dengan berat hati memformat ulang system operasi Anda (Dalam hal ini penulis menggunakan Windows):

  1. Masuklah ke dalam Safe Mode atau Safe mode dengan Command Prompt

Kadangkala virus tidak dapat bekerja di Windows dengan Safe Mode, oleh karena itu tekan F8 pada saat booting dan masuk ke dalam Safe Mode atau lebih amannya masuk ke dalam Safe Mode with command prompt.

  1. Masuklah ke dalam folder-folder seperti \\WINDOWS, \\WINDOWS\system32, atau \\My Documents karena biasanya induk dari virus mendekam pada folder-folder tersebut.
  2. Cek setiap file berdasarkan tanggal modifikasinya, misalnya computer Anda terinfeksi virus pada Tanggal 15 Agustus 2006, maka cari file-file mencurigakan dengan tanggal modifikasi sekitar tanggal tersebut dan hapus file tersebut. Bila Anda ragu-ragu menghapusnya, cukup timpa dengan file kosong dengan nama dan ekstensi yang sama persis untuk menghapus script yang terdapat di dalam file tersebut. Hal ini cukup berhasil pada virus seperti NETCVS, Brontok atau RontokBro (Gambar 1).
  3. Disable semua startup bila Anda sudah berhasil menjalankan MsConfig.
  1. Restore Kembali Windows Anda

Sebaiknya secara berkala Anda membuat restore point untuk membackup komputer Anda. Caranya adalah:

  1. Klik Start->AllPrograms->Accessories->System Restore
  2. Pilih opsi Create a Restore Point dan tekan Next,
  3. Ketikkan deskripsi restore point dan kemudian klik Create, maka Windows akan membuatkan restore point bagi komputer Anda.

Untuk beberapa virus seperti virtual girl atau myheart Anda bisa merestore kembali komputer Anda ke tanggal sebelum komputer Anda terinfeksi virus-virus tersebut.

  1. Setelah masuk ke Safe Mode dengan Windows, Pilih No pada saat ada pilihan kemudian masuk ke System Restore.  Pilih opsi Restore my computer to an earlier time kemudian klik
  2. Pilih tanggal pada system restore di mana Anda yakin saat itu Anda belum terinfeksi virus tersebut kemudian klik Next, komputer akan direstore sesuai dengan tanggal yang Anda masukkan. (Gambar 2)
  3. Install System Operasi Lain (Dual Booting)

Apabila Windows Anda terinfeksi virus dan Anda sudah tidak dapat melakukan apa-apa lagi dengan Windows Anda, Anda dapat melakukan instalasi sistem operasi lain yang dapat membaca dan menulisi partisi Windows Anda, misalnya Sistem Operasi Linux.

Anda bisa lakukan tips pertama melalui Linux. Linux dapat menulisi partisi Windows apabila drive Anda diformat dengan FAT atau FAT32, bila Anda menggunakan format NTFS, maka Linux hanya bisa membaca saja tanpa bisa memodifikasi file-file di dalam partisi tersebut. Anda perlu menginstall program antivirus seperti F-Prot untuk menscan Windows Anda.

Nah, demikianlah beberapa tips yang dapat penulis bagikan, semoga Anda tidak khawatir lagi dengan ancaman virus setelah tahu cara mengatasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *